Tega Buang Bayi Kandungnya, Dua Mahasiswa Ini Diamankan Polisi

Bandarlampung, DL- Polsek Telukbetung Selatan berhasil meringkus sepasang pelaku yang tega membuang bayi di Jalan Gatot Subroto No. 111 Kel. Bumi Raya, Kec. Bumi Waras, Bandarlampung pada Senin (11-7-2022) lalu.

Pelaku yang tega menelantarkan bayi malang tersebut yakni pria berinisial AZ (22) seorang mahasiswa asal Pringsewu dan wanita berinisial RD (20) mahasiswi asal Tanggamus. Keduanya merupakan mahasiswa semester 5 salah satu kampus swasta di Pringsewu.

Kapolsek Telukbetung Selatan Kompol Adit Priyanto mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan keduanya di wilayah hukum Polsek Telukbetung Selatan, Selasa (13-9).

“Kami telah mengamankan dua pelaku yang tega menelantarkan bayi yang diduga merupakan hasil hubungan gelap,” ujar Adit saat gelar ekspos di Mapolsek Telukbetung Selatan, Jumat (30-9).

Adit menuturkan, penangkapan tersebut dilakukan usai Unit Reskrim melakukan serangkaian penyelidikan terhadap perkara penelantaran bayi tersebut.

“Kemudian kami melakukan gelar perkara dan mendapatkan identitas pelaku yang melakukan perbuatan itu. Kini kedua pelaku sudah ditahan di Mapolsek Telukbetung Selatan,” kata Adit.

Usai diperiksa, lanjut Adit, kedua pelaku mengaku tega menelantarkan bayi malang tersebut lantaran panik dan takut memberitahu keluarga masing-masing. Keduanya juga mengaku sudah pacaran selama satu tahun.

“Mereka panik dan takut karena bayi itu hasil hubungan gelap atau diluar nikah, bayi itu dilahirkan di bidan daerah Pringsewu kemudian dibawa ke Bandarlampung,” ungkapnya.

Adit melanjutkan, setelah tiba di Bandarlampung, bayi tersebut ditelantarkan begitu saja dengan dibungkus kardus berikut dot bayi, bedak dan minyak telon di rumah warga bernama Farizal di Jalan Gatot Subroto No. 111 Kel. Bumi Raya, Kec. Bumi Waras Bandarlampung.

Setelah diletakkan, kata Adit, kedua pelaku langsung pergi dan bayi yang ditemukan oleh saksi Farizal langsung dilaporkan ke Bhabinkamtibmas setempat untuk pengusutan lebih lanjut.

Adit menambahkan, kedua pelaku sudah dinikahkan setelah diamankan oleh Polsek Telukbetung Selatan.

“Udah dinikahkan, udah sah,” ucapnya.

Barang bukti yang diamankan diantaranya satu buah kardus coklat merk Cammila, satu buah dot bayi merk Dodo warna biru, satu buah bedak bayi merk my baby dan satu buah minyak telon merk my baby.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 77B UU RI No. 17 Tahun 2016 Tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana penjara maksimal 5 Tahun.

Sementara pelaku RD (20) mengaku tega membuang bayi tersebut karena takut ketahuan orangtua karena sudah memiliki anak hasil hubungan gelap.

“Takut, keluarga belum tahu sudah punya anak,” kata RD.

RD mengungkapkan, dia sudah berpacaran dengan AZ yang merupakan teman satu fakultasnya tersebut selama satu tahun.

Setelah diamankan dan sudah dinikahkan secara sah, mahasiswi tersebut mengaku ingin mengambil kembali bayi yang telah diterlantarkannya.

“Iya mau diambil, udah nikah,” pungkasnya.(Ca)