Korupsi DLH Bandarlampung, Kejati Lampung Kembali Periksa 8 Saksi

Bandarlampung, DL- Sebanyak 8 orang diperiksa sebagai saksi dugaan tindak pidana korupsi pemungutan retribusi sampah pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandarlampung Tahun Anggaran 2019 sampai Tahun 2021.

Kasi Penkum Kejati Lampung I Made Agus Putra mengatakan, Tim Jaksa Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejati Lampung melakukan pemeriksaan terhadap 8 orang saksi terkait dugaan korupsi pemungutan retribusi sampah DLH Kota Bandar Lampung TA 2019-2021, Selasa (20-9-2022).

Adapun saksi-saksi yang diperiksa diantaranya PTI, KRM, HWZ, PNO, SLN, IJ dan ES, selaku penagih dinas dan UPT pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandar Lampung. Kemudian YY, perwakilan dari perusahaan pencetak karcis CV. Tawakal.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi,” ujar Made.

Made menuturkan, pemeriksaan saksi bertujuan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi berkas perkara Tindak Pidana Korupsi Dalam Pemungutan Retribusi Sampah Pada Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandarlampung Tahun Anggaran 2019 sampai tahun 2021.

Sebelumnya, dalam tahap penyelidikan ada beberapa fakta yang harus didalami pada kegiatan tersebut, diantaranya mekanisme pengelolaan retribusi sampah yang tidak sesuai dengan yang telah ditentukan, yang mana objek retribusi yang di pungut namun tidak disetorkan ke kas negara.(Ca)