Komisi V – RSUDAM RDP Klarifikasi Soal Isu Lelang Gedung Rp28 M Tahun 2020

BANDARLAMPUNG, DL— Menyikapi isu terlibatnya komisi V DPRD Lampung, tentang lelang Gedung RSUDAM sebedar 28 M. Komisi V DPRD Lampung gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), yang di gelar di ruang rapat komisi V, Kamis (14/5/2020).

Rapat yang di pimpin oleh Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan, Sekretaris Komisi V DPRD Lampung, Rahmat Mirjani Djausal, beserta anggota Komisi. Kemudian, Dirut RSUDAM Hery Djoko Subandryio, beserta unsur staf dan Kabid RSUDAM.

“Insya allah, Terkait pemberitaan di media online bahwa terjadi pertemuan antara direktur RSUDAM dengan pihak Komisi V DPRD Lampung untuk membicarakan lelang, dapat di sampaikan dengan tegas tidak pernah ada pertemuan seperti yang di beritakan. Yang ada pertemuan dengan komisi V adalah tentang koordinasi pelayanan pasien Covid-19. Selebihnya, tidak ada,” kata Dirut RSUDAM Hery Djoko Subandryio. Disela kegiatan.

Kemudian, kata Hery. Hingga sejauh ini pihak RSUDAM belum ada penyerahan hasil lelang lanjutan pembangunan gedung perawatan Non Bedah oleh biro pelayanan pengadaan barang dan jasa kepada RSUDAM.

“Secara resmi dari pemenang lelang. Dan dipastikan, kaki belum terima. Karena, pelaksanaan proses lelang sepenuhnya menjadi kewenangan Pokja pengadaan barang dan jasa sampai saat ini,” kata dia.

Sementara, Ketua Komisi V DPRD Lampung, Yanuar Irawan mengatakan bahwa RDP sangat penting dilakukan agar semuanya terang benderang. Sehingga, tidak terjadi kesalah pahaman.

“Ini kita lakukan terbuka, agar semuanya terang benderang,” tegasnya.

Dia juga menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tengah menyelidiki media pertama kali yang memberitakan soal ini.

“Ini supaya terang benderang, agar kita juga jangan sampai jatuh kehormatan kita karena media yang itu,” jelasnya.

Anggota Komisi V DPRD Lampung Deni Ribowo mempertanyakan soal apakah adanya keterlibatan oknum anggota komisi V DPRD lampung yang saat ini hadir.

“Ini maka kita klarifikasi ke Pak Direktur RSUDAM, agar ini di komisi V ini tidak gaduh, dan temen temen media juga biar tahu,” tegasnya.(fik)