Hakim Agendakan Vonis Terdakwa Pengendali Sabu 92 kilogram Dua Minggu Lagi

BANDARLAMPUNG, DL- Terdakwa pengendalian narkotika jenis sabu-sabu 92 Kg, M. Sulton meminta majelis hakim dapat menolak replik Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan menerima serta mengabulkan seluruh poin-poin disampingkan dalam duplik.
Pernyataan itu disampaikan M. Sulton melalui Kuasa Hukum Agus Purwono dalam agenda persidangan pembaca duplik terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang, Selasa (7-6-2022).
Agus mengatakan, penyampaian replik JPU dalam persidangan pekan lalu, itu seakan dibuat-buat dan sama sekali tidak menanggapi isi delapan poin pokok pembelaan pada tuntutan terdakwa di sidang agenda pledoi.
“Kami menganggap bahwa memang JPU tidak membaca keseluruhan pembelaan. Kita tetap kembali kepembelaan semula yaitu, kita minta dibebaskan,” ujar Agus dalam persidangan.
Dalam sidang dengan agenda pembacaan replik tersebut, Agus menanggapi, JPU seolah menilai pihak terdakwa M. Sulton minta hukuman seringan-ringannya atas tuntutan hukuman mati, namun tidak demikian, pembelaan terdakwa meminta dibebaskan.
Selain itu dalam duplik ini, ia turut menyoroti terkait penanganan perkara diklaim JPU sudah sesuai prosedur dan menganggap tuntutan menjerat sang klien dengan Pasal 114 Ayat 2 Undang-Undang RI tentang Narkotika sudah benar dan tepat.
“Kita kembali lagi pada tuntutan kemarin, bahwa itu tidak sesuai dengan fakta dalam persidangan,” tuturnya.
Agus menambahkan, replik JPU telah melibatkan atau menghadirkan para ahli. Padahal, pihaknya telah menyaksikan dalam fakta persidangan JPU sama sekali tidak menghadirkan saksi ahli.
“Jadi pertanyaan kita di sini kapan, siapa, dan di mana dihadirkannya saksi ahli. Maka dari itu, kami membantah replik yang disampaikan kemarin,” kata Agus.
Usai pembacaan duplik tersebut, Ketua Majelis Halim Jhonny Butar Butar menanyakan JPU Roosman Yusa dan sempat menegurnya, lantaran sang Jaksa tidak menampakkan wajah secara penuh pada layar sidang yang digelar secara hybrid tersebut.
“Hai pak Jaksa, itu mukanya tidak kelihatan. Bagaimana dengan pernyataan duplik pihak terdakwa,” tanya Joni.
Menanggapi itu, JPU menjawab pertanyaan majelis hakim dan memperbaiki penampakannya pada layar virtual sidang.
“Siap Yang Mulia,” jawab Yusa.
Selanjutnya majelis hakim menjadwalkan sidang dengan agenda pembacaan putusan akan digelar pada Selasa (21-6) mendatang.(Ca)