Bongkar Fasum Perumahan, E Dipolisikan Warga Perumahan Pesona Indah Sejahtera

Bandarlampung, DL- Warga Perumahan Pesona Indah Sejahtera yang berlokasi di Kecamatan Sukarame, Kota Bandarlampung melaporkan E yang juga warga perumahan tersebut ke Polresta Bandarlampung, Rabu (7/12/2022) sore.

Pria berinisial E tersebut dilaporkan ke Polresta Bandarlampung atas dugaan pengerusakan fasilitas umum.

Koordinator Warga Perumahan Sukardi mengatakan, dugaan pengrusakan yang dilakukan E ialah membongkar pagar perumahan Pesona Indah Sejahtera.

“Dengan adanya pembongkaran itu, kemudian digunakan untuk fasilitas usaha, sehingga mengganggu warga perumahan apabila mau masuk ke komplek,” ujar Sukardi saat diwawancarai, Kamis (8/12).

Sukardi menuturkan, pasca dilakukan pembongkaran tersebut, dia bersama warga lainnya sepakat melaporkan kepada ketua Rukun Tetangga (RT) dan Lurah, dengan harapan agar bisa menegur Terlapor (E). Namun, tidak ada kelanjutannya.

Lantaran tidak ada kelanjutannya, warga sepakat untuk melakukan musyawarah yang dihadiri juga oleh Terlapor E yang dilaksanakan pada tanggal 21 September sekira pukul 19.30 Wib.

“Kami melakukan musyawarah warga, musyawarah itu didatangi oleh terlapor dan dihadiri oleh RT maupun kelurahan,” kata dia.

Dalam musyawarah, lanjut Sukardi, disepakati bahwa terlapor bersedia mengganti atau membangun lagi pagar yang dirobohkan atau dirusak. Alih-alih diperbaiki ulang, terlapor justru memperluas pembongkaran.

“Akan tetapi hingga saat ini bukannya diganti atau dibuat kembali, malah dirobohkan yang lebih luas lagi. Bahkan melewati pintu gerbang perumahan,” tuturnya.

Dia melanjutkan, atas dasar itu pihaknya kemudian melaporkan E ke Polresta Bandarlampung.

“Dan pada hari inilah kami melaporkan E ke Polresta Bandar Lampung, dengan harapan E bisa mengerti dengan ketentuan hukum yang berlaku, sesuai dengan kesepakatan yang telah dilakukan pada saat 21 November,” bebernya.

Sukardi mengungkapkan, berdasarkan surat keterangan dari pengembang perumahan, Pagar perumahan yang dibongkar oleh E merupakan fasilitas umum.

Sementara Roma Romanda selaku Kuasa Hukum membenarkan pihaknya telah melayangkan laporan terkait pengerusakan fasilitas umum.

Adapun barang bukti yang disertakan pelapor yakni surat keterangan dari pengembang terkait dengan fasilitas umum yang dirusak, serta foto-foto, dan surat hasil musyawarah warga di komplek tersebut.

“Tidak menutup kemungkinan apabila memang si terlapor ini tidak ada etikat baik tentu apa yang kita lakukan hari ini, kita akan dorong bahwa kepastian hukum akan berjalan lebih baik untuk semua masyarakat,” pungkasnya. (Ca)