2 Pelaku Tusuk Pelipis Mata di Teluk Betung Selatan Kembali Diamankan

Bandarlampung, DL- Jajaran Polsek Teluk Betung Selatan kembali mengamankan dua pelaku penusukan pelipis mata terhadap korban Syaiful (27) di wilayah Sukaraja, Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung.

Dua pelaku utama itu berinisial DV (20) warga Jalan Yos Sudarso, Kampung Kunyit, Kecamatan Bumi Waras dan FD (17) warga Jalan Yos Sudarso Gg Bakau, Kelurahan Bumi Waras.

Keduanya melakukan penganiayaan hingga tewas terhadap korban Syaiful (27) berjumlah 3 orang. Satu pelaku berinisial DF berhasil diamankan di Pasar Wiroditan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah pada Selasa (1/11/2022) lalu.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra mengatakan, pada Kamis (24/11) keluarga tersangka DV menghubungi Kepolisian untuk menyerahkan DV.

“Tim opsnal reskrim bergerak menuju keluarga DV, kemudian tersangka inisial DV ini dibawa petugas untuk pemeriksaan lanjut,” ujar Dennis, Rabu (30/11).

Dennis menambahkan, berdasarkan introgasi awal, tersangka DV mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban Syaiful.

“DV mengaku bahwa dia yang menusuk pelipis mata korban, sementara luka tusuk yang ada di badan korban keterangan dari Inisial DV dilakukan oleh tersangka FD,” ucapnya.

Kemudian, lanjut Dennis, setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan mengetahui tempat persembunyian tersangka FD yang melarikan diri.

Tim opsnal Polsek Teluk Betung Selatan bersama Tekab Polresta Bandar Lampung berangkat menuju tempat persembunyian tersangka FD di wilayah Pandeglang.

“Pada hari Senin 28 November 2022 petugas bersama unit Reskrim Polsek Cimanuk langsung menuju tempat persembunyian pelaku di Padepokan Al-Furqon selanjutnya belaku berhasil diamankan sekira jam 12.30 wib,” ungkap dia.

Dennis mengungkapkan, dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui bahwa dia yang telah melakukan penusukan terhadap korban sebanyak 6 tusukan.

Dennis menuturkan modus yang digunakan oleh para tersangka yakni dendam lama lantaran korban diduga telah mengambil handphone milik pelaku DV.

“Berawal sedang duduk minum kopi di warung, kemudian para pelaku menghampiri korban. Terjadilah cekcok mulut antara korban dan para pelaku. Kemudian pelaku mengeluarkan pisau dan menusukan ke tubuh korban sebanyak 6 Kali,” kata dia.

“Selanjutnya tersangka inisial DV juga mengeluarkan pisau lalu menancapkan pisau pada pelipis mata korban sebelah kiri, kemudian ketiga pelaku kabur meninggalkan korban di pinggir jalan,” tuturnya.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 340 atau 338 KUHPidana dengan ancaman penjara seumur hidup atau paling singkat 20 tahun penjara.(wid)